Pengertian Pendidikan Lengkap: Definisi, dan Tujuan Menurut Ahli

0
844

Pengertian pendidikan – Apa itu pendidikan? Pendidikan, seiring berjalannya waktu, didukung dengan teknologi, inovasi, juga berbagai temuan, tentu selalu berubah. Berbagai temuan di dunia pendidikan banyak merubah pola pikir para pengajar, semula mendidik dengan cara yang tradisional berubah menjadi lebih modern. Perubahan gaya pengajaran tersebut juga tentu akan mempengaruhi kualitas pendidikan. Banyak pakar pendidikan yang juga tidak berhenti memberikan kritik, guna menyesuaikan dengan standar pendidikan sehingga tujuan pendidikan itu sendiri bisa tercapai.

Pengertian Pendidikan Secara Etimologi

Pengertian Pendidikan Secara Etimologi

Pendidikan berasal dari bahasa Latin yaitu “Educatum”, sehingga tersusun dari dua kata, seperti E dan Duco. E, maksudnya adalah munculnya perkembangan dari dalam ke luar, dari sedikit ke banyak. Sedangkan Duco adalah perkembangan atau yang terus berkembang. Kesimpulannya, pengertian pendidikan secara Etimologi adalah proses untuk mengembangkan kemampuan atau potensi diri sendiri juga kekuatan masing-masing individu.

Pengertian Pendidikan Secara Umum

UU Sisdiknas No. 2 Tahun 2003

Pendidikan adalah usaha yang sudah direncanakan dan sadar dilakukan untuk menciptakan suasana belajar dan mengajar supaya para peserta didik bisa aktif mengembangkan seluruh potensinya, memiliki kekuatan spiritual, mampu mengendalikan diri, memiliki kepribadian yang baik, kecederdasan, akhlak mulia juga keterampilan yang akan bermanfaat untuk dirinya dan masyarakat.

Pengertian Pendidikan Menurut Kamus Bahasa Indonesia

Pendidikan berasal dari kata didik, yang bermakna proses atau cara untuk mendidik. Pendidikan berarti mengubah sikap atau juga perilaku individu atau kelompok untuh mendewasakan manusia, dengan cara mengajar dan melatih.

Dengan demikian, maka pendidikan adalah proses belajar dalam berbagai bidang yang terus diwariskan dari satu ke generasi selanjutnya dengan mengajar, melatih, dan meneliti. Pendidikan juga bisa diartikan sebagai usaha nyata yang secara sadar dilakukan dengan sistematis supaya bisa peserta didik mampu mengembangkan potensinya, melalui proses belajar dan mengajar.

Pengertian Pendidikan Dari Para Ahli

Pengertian Pendidikan Dari Para Ahli

Ki Hajar Dewantara

Pendidikan merupakan proses dimana para pengajar menuntun kodrat dalam peserta didik supaya mereka menjadi manusia,  tumbuh sebagai masyarakat yang selamat untuk meraih kebahagiaan yang paling sempurna.

Pengertian Pendidikan Menurut Carter V. Good

Pendidikan adalah adanya proses peningkatan pada individu, terutama perilaku dan sikapnya dalam bermasyarakat. Proses tersebut adalah proses sosial karena adanya lingkungan yang terorganisir yang mempengaruhi individu tersebut, yaitu pendidikan di rumah atau di sekolah supaya individu dapat mencapai kecakapan sosial dan mengembangkan dirinya.

Stella Van Petten Henderson

Pendidikan merupakan kombinasi warisan sosial, perkembangan, dan bentuk pertumbuhan diri.

Driyarkara

Pendidikan adalah sebuah usaha guna memanusiakan generasi muda supaya punya skala menjadi manusia yang insani.

Prof. Herman H. Horn

Pendidikan adalah sistem yang sudah disesuaikan untuk mendukung individu agar punya perkembangan fisik dan mental yang bebas, sadar kepada Tuhan yang kemudian diterapkan dalam lingkungan, alam sekitar, emosional, dan intelektual.

Ahmad D. Marimba

Pendidikan adalah proses membimbing secara sadar yang dilakukan oleh para pendidik, sehingga muncullah perkembangan jasmani dan rohani dari peserta didik dan membentuk kepribadian sesuai tujuan pendidikan.

Martinus Jan Langeveld

Pendidikan adalah menolong peserta didik supaya bisa melakukan tugas hidup dengan mandiri dan bertanggung jawab. Pendidikan adalah usaha manusia untuk membimbing manusia sehingga bisa menuju kedewasaan.

Gunning dan Kohnstamm

Pendidikan adalah proses untuk membentuk hati nurani untuk jati diri secara etis.

Tujuan Pendidikan

UUD 1945 Versi Amandemen

Pasal 31 ayat 3 menyatakan bahwa tujuan pendidikan adalah bagaimana pemerintah melakukan usaha untuk mengimplementasikan sistem pendidikan yang akan meningkatkan iman, takwa, akhlak mulia, guna mencerdaskan bangsa.

Pasal 31 ayat 5 menyatakan bahwa tujuan pendidikan adalah bagaimana pemerintah dapat memajukan ilmu pengetahuan, termasuk teknologi, untuk mendukung nilai-nilai agama, serta menjaga persatuan bangsa untuk kesejahteraan seluruh umat manusia dan menjadi manusia yang lebih beradab.

UU No. 2 Tahun 1985

Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan bangsa, mengembangkan manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Esa, memiliki budi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, kepribadian mantap, dan tanggung jawab dalam bermasyarakat dan berbangsa.

UU. No. 20 Tahun 2003

Pada pasal 3 disebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi yang pada peserta didik supaya menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, mandiri, bertanggung jawab, dan kreatif sehingga menjadi warga negara yang demokratis.

MPRS No.2 Tahun 1960

Tujuan pendidikan adalah usaha membentuk pancasilais yang sejati sesuai ketentuan-ketentuan yang tercantum pada pembukaan dan isi UUD 1945.

UNESCO

Tujuan pendidikan adalah meningkatkan kualitas bangsa dengan meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri. Sehingga, terciptalah empat pilar dalam pendidikan yang baik yang menggabungkan semua tujuan dalam IQ, EQ, dan SQ yaitu:

  1. Learning to know
  2. Learning to do
  3. Learning to be
  4. Learning to live together

Fungsi Pendidikan

Fungsi pendidikan secara umum adalah bagaimana mengembangkan kemampuan peserta didik, membentuk watak, perilaku dan kepribadian, agar nanti menjadi pribadi yang punya martabat.

Menurut Horton dan Hunt

Horton dan Hunt juga menjelaskan bahwa fungsi pendidikan adalah berikut:

  • Menunjang masing-masing individu untuk mencari nafkah sendiri
  • Membangun minat dan bakat invididu untuk kepentingan pribadi dan umum
  • Melestarikan budaya masyarakat
  • Mengembangkan keterampilan individu sesuai kebutuhan dan turut dalam demokrasi

Menurut David Popenoe

Fungsi pendidikan adalah:

  • Mewariskan budaya dari satu ke generasi selanjutnya
  • Mendidik manusia agar punya peranan nasional
  • Memastikan adanya integrasi sosial dalam masyarakat
  • Mengajarkan corak kepribadian
  • Mendukung sumber inovasi sosial dalam masyarakat

Jenis Pendidikan Yang Ada di Indonesia

Dengan berlandaskan pada pengertian pendidikan di Indonesia, maka terciptalah tiga jenis pendidikan yaitu Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal, dan juga Pendidikan Informal. Berikut informasi lengkapnya.

Pengertian Pendidikan Formal

Pendidikan formal merupakan pendidikan yang terstruktur dan berjenjang, yaitu dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar (SD), Pendidikan Menengah (SMP), Pendidikan Atas (SMA), juga pendidikan tinggi (Universitas).

Pengertian Pendidikan Non Formal

Pendidikan non formal adalah pendidikan yang dilakukan di luar pendidikan formal, namun bisa berjenjang dan terstruktur. Jenis pendidikan non formal memiliki nilai yang setara dengan hasil dari program pendidikan formal, tentunya setelah mendapatkan penilaian dari seluruh pihak yang berwenang. Misalnya saja adalah KB atau Kelompok Bermain, TPA atau Taman Penitipan Anak, Lembaga Kursus, Majelis Taklim, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, Lembaga Pelatihan, dan lainnya.

Pengertian Pendidikan Informal

Pendidikan informal merupakan jenis pendidikan yang sumbernya dari lingkungan dan keluarga, dimana peserta didik dapat belajar dengan mandiri. Beberapa contoh jenis pendidikan informal adalah pendidikan agama, budi pekerti, sosialisasi, sopan santun, moral, etika, dan lainnya.

Nah, itulah penjelasan dan pembahasan lengkap tentang pengertian pendidikan, fungsi pendidikan, tujuan pendidikan, dan jenis-jenis pendidikan. Pendidikan bahkan dalam Islam juga sangat penting sebagaimana bisa kamu pelajari seperti apa hadits pendidikan yang lengkap. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pendidikan sangat penting sebagai proses untuk mengembangkan dan membentu anak dari usia dini sampai ke jenjang tinggi, guna mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat umum, dan tentunya bangsa dan negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + 10 =